Sarara Media
Ada 211 Kepala Sekolah di Sigi Dilantik
Friday, 09 Jan 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

SIGI, SARARAMEDI.ID - Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan peran kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sigi. Penegasan tersebut disampaikannya saat melantik 211 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sigi, Jumat siang, (9/1/2026) waktu setempat.

Pelantikan yang digelar di Aula Kantor Bupati Sigi itu menjadi pelantikan kepala sekolah pertama sejak Rizal Intjenae bersama Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara pada 20 Februari 2025 lalu.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sigi, kepala sekolah yang dilantik terdiri atas 16 kepala sekolah TK, 166 kepala sekolah SD, dan 29 kepala sekolah SMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sigi.

Dalam sambutannya, Bupati Rizal Intjenae menekankan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah strategis yang menuntut profesionalisme, integritas, serta kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan kemajuan peserta didik.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah, sehingga seluruh satuan pendidikan wajib memastikan terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta mencegah terjadinya anak putus sekolah.

"Anak-anak adalah amanah besar yang berada di pundak orang tua, guru, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, pendidikan membutuhkan perhatian, kepedulian, dan kerja kolaboratif dari semua pihak," tegas Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi dan pengabdian yang selama ini diberikan bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sigi.

Ia menjelaskan bahwa pelantikan, pergeseran jabatan, dan penugasan kepala sekolah merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar, sekaligus sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, Bupati menegaskan pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Menurutnya, berbagai fasilitas negara seperti sertifikasi dan tunjangan harus diimbangi dengan etos kerja, komitmen, dan kinerja nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan.

"Tugas bapak dan ibu adalah memajukan pendidikan di Kabupaten Sigi. Sementara tugas saya adalah memperjuangkan anggaran untuk perbaikan infrastruktur pendidikan. Mari kita berjuang bersama demi pendidikan Sigi yang lebih baik," ujarnya.

Selain aspek kepemimpinan, Bupati juga meminta para kepala sekolah untuk memberi perhatian serius terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah, termasuk kebersihan, keamanan, dan kelayakan fasilitas dasar penunjang proses belajar mengajar.

Pemerintah Kabupaten Sigi, lanjut Bupati, terus berkomitmen mendorong pemerataan akses pendidikan melalui sejumlah program, salah satunya bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik jenjang PAUD, TK, hingga SD.

Program tersebut bertujuan mengurangi kesenjangan antara peserta didik dari keluarga mampu dan kurang mampu, sekaligus memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang setara.

Terkait kebijakan nasional, Bupati meminta seluruh kepala sekolah dan jajaran pendidikan di Kabupaten Sigi untuk mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa, yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

"Seluruh kepala sekolah wajib mendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mencegah stunting," tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan rencana pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Sigi yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Program tersebut diharapkan menjadi solusi dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan serta memperluas akses terhadap pendidikan yang berkualitas.

Sejalan dengan itu, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjamin hak pendidikan seluruh anak di Kabupaten Sigi.

"Tidak boleh ada satu pun anak di Kabupaten Sigi yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Pemerintah daerah berkomitmen menanggung kebutuhan dasar pendidikan serta membuka akses pendidikan lanjutan bagi anak-anak kita". tandasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Rizal Intjenae mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan secara bijak dan solutif, serta menanamkan nilai kebangsaan, patriotisme, dan cinta tanah air melalui dunia pendidikan.

Pada kegiatan tersebut, seluruh kepala sekolah yang dilantik turut menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sigi. (***)