
PARIGI MOUTONG, SARARAMEDIA.ID - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Parigi Moutong berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Lapangan Kantor Bupati Parigi Moutong, Jumat (10/4/2026).
Upacara tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, unsur Forkopimda, ASN, serta berbagai elemen masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak semata seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus pijakan untuk merumuskan arah kebijakan ke depan.
"Usia 24 tahun adalah fase penting dalam membangun jati diri daerah. Ini menjadi saat yang tepat untuk mengevaluasi capaian, menjawab tantangan, serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Anwar.
Gubernur mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang diraih Kabupaten Parigi Moutong dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyoroti peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tercermin dari naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 menjadi 69,99, dibandingkan 69,48 pada tahun sebelumnya.
Selain itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 14,20 persen pada 2024 menjadi 13,51 persen pada 2025. Penurunan ini diikuti berkurangnya jumlah penduduk miskin dari 73,51 ribu jiwa menjadi 71,88 ribu jiwa.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tercatat relatif stabil di angka 2,10 persen dalam tiga tahun terakhir, yang menunjukkan kondisi pasar kerja masih terjaga meskipun belum mengalami penurunan signifikan.
"Secara umum, indikator makro menunjukkan tren positif, terutama pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penurunan kemiskinan. Namun perlambatan pertumbuhan ekonomi harus menjadi perhatian serius untuk mendorong kebijakan yang lebih inklusif," tegasnya.
Sebagai daerah dengan garis pantai panjang dan lahan yang subur, Parigi Moutong dinilai memiliki keunggulan strategis di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Gubernur mendorong agar potensi tersebut dikelola secara inovatif dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi sumber pendapatan daerah, seperti pajak air permukaan, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak alat berat, hingga peluang Participating Interest (PI) 10 persen di sektor energi.
Tak hanya itu, peluang penyelenggaraan FORNAS IX Tahun 2027 juga disebut sebagai momentum strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah berbasis event.
Dalam mendukung percepatan pembangunan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong implementasi program unggulan “9 Berani”, yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan.
Program tersebut diharapkan mampu memastikan pemerataan pembangunan hingga ke seluruh wilayah, termasuk Parigi Moutong.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, akademisi, hingga tokoh masyarakat untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci utama dalam mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan daya saing.
"Dengan kebersamaan dan kerja kolektif, saya yakin Parigi Moutong akan semakin matang, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan Sulawesi Tengah yang inklusif dan progresif". pungkasnya. (***)