
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 tidak hanya dipersiapkan sebagai ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat Final Check persiapan MTQ XXXI yang dipimpin langsung Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, di kawasan RTH Taman Likuifaksi Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kamis (4/6/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan akhir seluruh sektor pendukung penyelenggaraan, termasuk area pameran yang akan menjadi pusat promosi produk unggulan kabupaten dan kota se Sulawesi Tengah.
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ tahun ini dirancang tidak hanya berorientasi pada suksesnya perlombaan cabang-cabang Al-Qur'an, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui kegiatan pameran yang melibatkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), pelaku UMKM, dan perangkat daerah terkait.
Menurut Rizal, pameran tersebut akan menjadi ruang promosi bagi beragam produk khas daerah yang mencerminkan identitas dan kekayaan budaya masing-masing kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Berbagai produk kerajinan tangan, hasil olahan pangan lokal, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah akan ditampilkan kepada ribuan pengunjung yang diperkirakan hadir selama pelaksanaan MTQ.
"Melalui pameran ini, masyarakat dan para tamu dari berbagai daerah dapat melihat secara langsung potensi ekonomi yang dimiliki Sulawesi Tengah. Ini menjadi nilai tambah dari pelaksanaan MTQ karena tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga mendorong promosi produk lokal," ujar Rizal.
Area pameran yang berada di sekitar lokasi utama MTQ disiapkan sebagai pusat interaksi antara pelaku usaha, pengunjung, dan peserta kafilah dari seluruh daerah. Pemerintah Kabupaten Sigi berharap kegiatan tersebut dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal sekaligus meningkatkan daya saing UMKM daerah.
Selain berfungsi sebagai sarana promosi, pameran juga diharapkan mampu memperkuat jaringan kerja sama antarpelaku usaha, memperkenalkan kekayaan budaya daerah, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal Sulawesi Tengah.
Panitia pelaksana bersama Dekranasda Kabupaten Sigi saat ini terus melakukan penyempurnaan penataan area pameran agar memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Stan-stan yang akan ditempati peserta pameran dari berbagai kabupaten dan kota telah dipersiapkan untuk menampilkan produk unggulan terbaik dari masing-masing daerah.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 13 Juni 2026 di Kabupaten Sigi. Dengan tingkat kesiapan yang telah mencapai sekitar 99 persen, Pemerintah Kabupaten Sigi optimistis perhelatan tersebut tidak hanya sukses sebagai agenda keagamaan terbesar tingkat provinsi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif, promosi potensi daerah, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung. (***)