
PALU, SARARAMEDIA.ID - Warga di kawasan Pantai Penggaraman, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di pesisir pantai, pada Rabu sore, (17/6/2026) waktu setempat.
Jasad yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan tersebut pertama kali diketahui warga sekitar menjelang petang dan hingga saat ini identitas korban maupun penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Heri Rosena, SH.,S.I.K.,M.Si melalui Kapolsek Mantikulore, IPTU. Andi Rampewali, S.Tr.K., menjelaskan bahwa penemuan mayat bermula ketika seorang warga bernama Faulus (56) sedang mencari ikan menggunakan pukat di kawasan Pantai Penggaraman sejak sekitar pukul 12.00 Wita.
Sekitar pukul 16.40 Wita, dua anak yang berada di sekitar lokasi tiba-tiba berteriak memberitahukan adanya sesosok mayat yang terdampar di tepi pantai. Mendengar teriakan tersebut, Faulus segera mendatangi sumber suara untuk memastikan informasi yang disampaikan.
Setibanya di lokasi, saksi mendapati sesosok jasad manusia dalam kondisi memprihatinkan. Berdasarkan pengamatan awal, tubuh korban telah mengalami kerusakan cukup parah dan kedua bagian kaki korban dilaporkan sudah tidak ditemukan.
Temuan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung kondisi jasad. Namun, tidak ada seorang pun yang mengenali identitas korban.
Saksi lainnya, Angri (40), yang saat itu melintas di kawasan Pantai Penggaraman untuk mengantarkan paket, turut melihat kerumunan warga di lokasi kejadian. Setelah mengetahui adanya penemuan mayat, ia segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Mantikulore.
Menerima laporan masyarakat, personel piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama anggota piket fungsi Polsek Mantikulore langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.59 Wita.
Petugas kemudian melakukan pengamanan lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jasad korban untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Mantikulore, IPTU. Andi Rampewali mengatakanz pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri identitas korban serta penyebab kematiannya.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk proses identifikasi korban. Sejumlah keterangan saksi dan temuan di lokasi sedang kami dalami," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum dapat memastikan apakah korban merupakan warga Kota Palu atau berasal dari daerah lain. Aparat juga belum menyimpulkan penyebab kematian korban dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait ciri-ciri korban agar segera melapor ke Polsek Mantikulore maupun Polresta Palu guna membantu proses identifikasi.
Kasus penemuan mayat tanpa identitas tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap identitas korban serta kronologi lengkap kejadian. (Hms)