Sarara Media
Parigi Moutong Siapkan FKUB di Seluruh Kecamatan
Tuesday, 28 Jul 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

PARIGI MOUTONG, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan moderasi beragama sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan “Ngobrol Pintar Kerukunan” yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah di Cafe Aweng, Parigi, Rabu, (29/7/2026) waktu setempat.

Mengusung tema “Moderasi Beragama untuk Parigi Moutong yang Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan”, kegiatan tersebut menjadi ruang dialog strategis bagi pemerintah, tokoh agama, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman yang dimiliki Kabupaten Parigi Moutong.

Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, yang hadir mewakili Bupati Parigi Moutong membacakan sambutan tertulis Bupati. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang hidup berdampingan di Parigi Moutong merupakan aset sosial yang sangat berharga dan harus dijaga bersama.

Menurut Wabup, keberagaman bukanlah sekat yang memisahkan masyarakat, melainkan kekuatan yang mampu memperkokoh persatuan serta menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan daerah.

"Moderasi beragama bukan upaya mengurangi keyakinan seseorang terhadap agamanya, tetapi merupakan cara pandang dalam menjalankan ajaran agama secara seimbang, menghormati perbedaan, menolak segala bentuk ekstremisme, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kemanusiaan, dan kebangsaan," ujar Wabup Abdul Sahid, saat membacakan sambutan Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menyampaikan apresiasi kepada FKUB Provinsi Sulawesi Tengah, FKUB Kabupaten Parigi Moutong, serta seluruh tokoh agama yang selama ini berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, menciptakan suasana kondusif, dan mempererat hubungan antarumat beragama.

Seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, masyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial. Pemerintah mengingatkan pentingnya menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan dan kerukunan yang selama ini terbangun dengan baik.

Perhatian khusus turut diberikan kepada generasi muda sebagai pewaris masa depan daerah. Pemerintah berharap kaum muda dapat menjadi agen perdamaian, pelopor toleransi, serta motor penggerak dalam menyebarluaskan semangat kebangsaan dan cinta tanah air di lingkungan masing-masing.

Selain itu, generasi muda juga didorong untuk memaknai keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia yang majemuk.

Usai kegiatan, dalam sesi wawancara dengan awak media, Wakil Bupati, Abdul Sahid, menegaskan pentingnya langkah konkret dalam memperkuat kerukunan hingga ke tingkat paling bawah. Salah satu strategi yang tengah dipersiapkan pemerintah daerah adalah pembentukan kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di seluruh kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, keberadaan FKUB di tingkat kecamatan akan menjadi wadah komunikasi, konsultasi, dan koordinasi antarumat beragama dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus mendeteksi potensi konflik sejak dini.

"Semua agama ada di Kabupaten Parigi Moutong. Melalui wadah FKUB ini, insya Allah masyarakat akan semakin mendapatkan pencerahan sehingga kebersamaan dan persaudaraan dapat terus terjalin dengan baik. Program FKUB Provinsi dan Kabupaten memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan," ungkap Wakil Bupati.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh unsur agama dalam kepengurusan FKUB di tingkat kecamatan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat, menangkal penyebaran paham radikalisme, serta membangun budaya dialog yang sehat dan konstruktif.

Melalui forum “Ngobrol Pintar Kerukunan” ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan langkah kolaboratif yang dapat menjadi pijakan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada penguatan toleransi, kerukunan, dan persatuan masyarakat.

Dengan semangat moderasi beragama yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong optimistis dapat mewujudkan daerah yang aman, damai, harmonis, maju, mandiri, serta berkelanjutan di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan bersama. (IKP)