Sarara Media
Masyarakat Langaleso Dorong Perbaikan Jalan dan Akses Pertanian Melalui Forum Reses DPRD Sigi
Wednesday, 19 Aug 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Upaya memperkuat peran representasi masyarakat terus dilakukan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi, Jalil, melalui kegiatan reses yang digelar di Kantor Desa Langaleso, Kecamatan Dolo, Selasa pagi, (18/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat, sekaligus menjadi sarana penjaringan aspirasi dalam rangka penyusunan prioritas pembangunan daerah.

Dalam suasana dialog yang berlangsung terbuka dan penuh partisipasi, warga Desa Langaleso memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah usulan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, akses pertanian, hingga fasilitas penunjang kegiatan keagamaan.

Salah satu aspirasi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah permintaan perbaikan jalan poros yang menghubungkan Desa Langaleso dan Desa Jono sepanjang kurang lebih satu kilometer. Warga menilai kondisi jalan tersebut perlu mendapatkan perhatian karena merupakan jalur utama yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mendukung distribusi hasil pertanian dan mobilitas ekonomi warga.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan di Dusun I dan Dusun III yang terhubung hingga ke Desa Karawana. Keberadaan akses jalan yang memadai dinilai sangat penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas sosial masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.

Tak hanya sektor infrastruktur, warga turut menyampaikan kebutuhan fasilitas keagamaan berupa pengadaan perangkat sound system untuk masjid. Sarana tersebut diharapkan dapat menunjang pelaksanaan ibadah dan berbagai kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan masyarakat setempat.

Pada sektor pertanian, masyarakat mengusulkan pembukaan jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 500 meter di Dusun II. Usulan tersebut bertujuan mempermudah akses petani menuju lahan pertanian, sekaligus memperlancar pengangkutan sarana produksi maupun hasil panen yang selama ini masih menghadapi kendala aksesibilitas.

Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan warga, Jalil, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan pembangunan yang dinilai sangat penting bagi kemajuan desa.

"Apa yang disampaikan masyarakat menjadi catatan penting bagi kami. Infrastruktur jalan, akses usaha tani, dan fasilitas pendukung kegiatan masyarakat merupakan kebutuhan yang harus mendapat perhatian. Aspirasi ini akan kami perjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme perencanaan pembangunan daerah," ujar Jalil.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada peningkatan aksesibilitas semata, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jalan yang layak akan membuka konektivitas wilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Ia menambahkan, keberadaan jalan usaha tani yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di Kecamatan Dolo. Oleh karena itu, berbagai kebutuhan yang disampaikan warga akan menjadi bahan kajian dan perjuangan dalam forum pembahasan pembangunan daerah.

Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses tersebut, lanjut Jalil, akan diinventarisasi dan disampaikan sesuai mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan skala prioritas, kewenangan pemerintah daerah, serta kemampuan anggaran yang tersedia.

Kegiatan reses berlangsung tertib dan interaktif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Warga diberikan ruang untuk menyampaikan persoalan maupun harapan terkait pembangunan di lingkungan mereka, sehingga kebutuhan riil masyarakat dapat terakomodasi dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Melalui agenda reses tersebut, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat Desa Langaleso dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan memperoleh tindak lanjut yang konkret. Selain memperkuat konektivitas wilayah, usulan yang disampaikan masyarakat juga diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta kualitas pelayanan publik di wilayah Kecamatan Dolo.

Sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, hasil reses akan menjadi bahan perjuangan DPRD Kabupaten Sigi dalam mendorong pemerataan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan warga di daerah pemilihannya. (***)