
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Upaya memperkuat kualitas pembangunan sektor peternakan dan kesehatan hewan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sigi melalui penguatan tata kelola data yang akurat, valid, dan berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Teknis Petugas Data Statistik dan Informasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sigi, Senin pagi, (7/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Sigi itu diikuti oleh petugas data statistik dan informasi peternakan dan kesehatan hewan dari seluruh kecamatan. Hadir pula Plt. Kepala Disnakeswan Kabupaten Sigi, para kepala bidang, serta narasumber dari Petugas Data Statistik Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sigi.
Dalam sambutannya, Plt. Kadis Nakeswan Sigi, Rahmad Iqbal Nurkholis, menegaskan bahwa pertemuan teknis tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, membangun sinergi lintas wilayah, serta menyamakan persepsi terkait mekanisme pengumpulan, verifikasi, pengolahan, hingga penyajian data statistik peternakan dan kesehatan hewan.
Menurutnya, data merupakan instrumen utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan program, pemantauan hingga evaluasi pembangunan sektor peternakan. Karena itu, kualitas data harus terus dijaga melalui proses validasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Data statistik peternakan dan kesehatan hewan mempunyai arti yang sangat penting bagi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Kabupaten Sigi. Oleh karena itu, validasi harus dilakukan secara terus-menerus sehingga menghasilkan data yang akurat, objektif, dan dapat dipercaya," ujar Iqbal.
Ia menjelaskan bahwa dinamika perkembangan sektor peternakan menuntut tersedianya data yang selalu diperbarui. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, program pembangunan, hingga pengalokasian anggaran yang tepat sasaran.
Menurut Iqbal, keberhasilan pembangunan peternakan tidak hanya ditentukan oleh program yang baik, tetapi juga bergantung pada kualitas perencanaan yang berbasis data faktual di lapangan. Oleh sebab itu, petugas statistik dan informasi peternakan memiliki peran penting dalam memastikan setiap data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi riil di wilayah masing-masing.
"Data yang tersedia harus mampu menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Karena itu, petugas data dituntut memahami teknik pengumpulan data yang benar, melakukan verifikasi secara cermat, serta menyajikannya secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.
Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan bahwa data peternakan dan kesehatan hewan tidak hanya berbentuk angka statistik semata, tetapi juga mencakup berbagai aspek teknis yang berkaitan dengan budidaya ternak, perbibitan, pakan, kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner (Kesmavet), hingga penanganan pascapanen.
Untuk menjamin kualitas data, proses validasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Dalam pelaksanaannya, Dinas PKH Kabupaten Sigi melibatkan berbagai unsur teknis yang memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing.
Rahmad juga mengajak seluruh petugas data untuk memperkuat kolaborasi dengan penyuluh peternakan, aparat pemerintah desa, serta pihak terkait lainnya agar proses pengumpulan data berjalan optimal dan menghasilkan informasi yang mutakhir.
"Saya berharap seluruh petugas dapat bekerja sama dengan baik, memperkuat koordinasi di lapangan, dan memastikan data yang dihasilkan benar-benar valid, terkini, serta dapat dipertanggungjawabkan. Data yang berkualitas akan melahirkan kebijakan yang tepat dan pembangunan yang terukur," tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Peternakan berharap tercipta kesamaan pemahaman dan peningkatan kapasitas petugas statistik peternakan, sehingga mampu mendukung penyediaan data yang kredibel sebagai fondasi pembangunan sektor peternakan dan kesehatan hewan yang berkelanjutan di Kabupaten Sigi.
Dengan tersedianya data yang akurat dan terintegrasi, pemerintah daerah optimistis berbagai program pengembangan peternakan ke depan dapat dirancang lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan peternak di Kabupaten Sigi. (***)