PKK Sigi Perkuat Kolaborasi dengan BBK PAKAGASI untuk Percepat Pembangunan Inklusif
PALU, SARARAMEDIA.ID - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sigi terus memperkuat kolaborasi lintas program sebagai upaya mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sigi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Regular Meeting Program Balai Belajar Kampung (BBK) PAKAGASI bersama PKK tingkat kecamatan dan desa yang digelar di Best Western Hotel Palu, Selasa (4/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi, Siti Halwiah, Wakil Ketua TP-PKK, Roro Istanti, jajaran TP-PKK Kabupaten Sigi, serta perwakilan PKK kecamatan dan desa.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi, Siti Halwiah, menegaskan bahwa sinergi antara PKK dan BBK PAKAGASI menjadi langkah strategis karena memiliki keselarasan substansi dengan 10 Program Pokok PKK. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas pelaksanaan program hingga ke tingkat desa.
"Program BBK PAKAGASI telah berjalan selama dua tahun dan memiliki banyak kesamaan dengan 10 Program Pokok PKK. Karena itu, perlu disinergikan agar PKK ke depan dapat berperan lebih aktif, termasuk sebagai fasilitator di tingkat kecamatan dan desa," ujar Siti Halwiah.
Ia menjelaskan, fokus utama pertemuan ini adalah penguatan implementasi 10 Program Pokok PKK melalui optimalisasi peran empat Kelompok Kerja (Pokja). Dengan penguatan tersebut, pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan secara terintegrasi dan tepat sasaran.
Menurutnya, hasil Regular Meeting ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga menjadi dasar perumusan tindak lanjut program yang lebih terarah dan berkelanjutan.
"Kami berharap setelah pertemuan ini, seluruh program yang telah dirumuskan dapat diimplementasikan secara konsisten, serta PKK mampu menjalankan perannya sebagai fasilitator di wilayah masing-masing," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sigi, Noviani Koruwu, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai Regular Meeting menjadi ruang strategis dalam menyatukan persepsi dan rencana kerja antara PKK dan program pendukung lainnya.
Noviani mengungkapkan, setiap kecamatan bersama TP-PKK Kabupaten telah menyusun catatan tindak lanjut melalui empat Pokja PKK berdasarkan hasil diskusi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
"Empat Pokja PKK telah merumuskan catatan tindak lanjut dari tiga kecamatan yang terlibat sebagai bahan penguatan program ke depan," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Noviani Koruwu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TP-PKK Kabupaten, kecamatan, desa, hingga Sikolah Mombine, yang telah mendukung dan berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. (***)
