Tonggak Baru Jurnalisme Masyarakat Adat, AJMAN Sulteng Resmi Terbentuk di Palu

PALU, SARARAMEDIA.ID - Upaya memperkuat ruang gerak jurnalisme masyarakat adat di daerah memasuki babak baru. Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) Provinsi Sulawesi Tengah resmi terbentuk melalui Pertemuan Daerah (PD) I yang digelar di Kota Palu, Kamis (23/4/2026).

Forum perdana tersebut menjadi tonggak penting konsolidasi jurnalis masyarakat adat di Sulawesi Tengah, sekaligus menandai terbentuknya struktur organisasi daerah AJMAN sebagai wadah bersama untuk memperkuat advokasi, publikasi, dan kerja-kerja jurnalistik yang berfokus pada isu masyarakat adat.

Pertemuan daerah diikuti puluhan peserta dari berbagai komunitas masyarakat adat di Sulawesi Tengah. Sejumlah peserta lain turut bergabung secara daring, termasuk Ketua Umum AJMAN Apriadi Gunawan dan Koordinator Region Sulawesi AJMAN Imanuel Kaloh.

Agenda utama pertemuan mencakup pembahasan mekanisme kelembagaan organisasi, pemilihan Ketua Pengurus Daerah, pembentukan Dewan Daerah, hingga penyusunan rekomendasi dan program kerja berdasarkan kondisi aktual serta kebutuhan masyarakat adat di Sulawesi Tengah.

Melalui mekanisme musyawarah mufakat sesuai AD/ART organisasi, forum menetapkan Arman Seli sebagai Ketua Pengurus Daerah AJMAN Sulawesi Tengah periode 2026–2030. Sementara Supardi dipercaya sebagai Ketua Dewan Daerah, didampingi Aris Munandar dan Megi sebagai anggota.

Ketua terpilih Arman Seli menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan serta menegaskan AJMAN Sulteng dibangun dengan semangat kolektif, bukan bertumpu pada kepemimpinan personal semata.

"Terima kasih kawan-kawan. Secara organisasi saya sebagai Ketua Pengurus Daerah dan Supardi sebagai Ketua Dewan Daerah, tetapi organisasi ini kita bangun secara kolektif," ujar Arman.

Ia menekankan keberhasilan organisasi ke depan sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan program yang telah disepakati bersama.

Menurut Arman, terbentuknya AJMAN Sulteng merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi nasional jurnalis masyarakat adat yang telah berlangsung sejak pertemuan di Swiss-Belhotel Balikpapan pada April 2025, yang menghasilkan kesepakatan pembentukan tim penyusun statuta dan arah program kerja organisasi.

Proses itu kemudian berlanjut pada deklarasi nasional AJMAN yang dilaksanakan 9 Agustus 2025 bertepatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia di Desa Guradog, Kabupaten Lebak, Banten, yang dihadiri jurnalis masyarakat adat dari berbagai wilayah Nusantara.

Pertemuan daerah di Sulawesi Tengah, kata Arman, merupakan tindak lanjut konkret dari konsolidasi nasional tersebut.

"Hari ini menjadi awal yang baik bagi AJMAN Sulteng. Semoga organisasi ini menjadi ruang bersama bagi jurnalis yang fokus pada isu-isu masyarakat adat," katanya.

Koordinator Region Sulawesi AJMAN Imanuel Kaloh mengapresiasi terbentuknya AJMAN Sulteng yang dinilai berlangsung progresif berkat inisiatif dan peran aktif komunitas masyarakat adat di daerah.

Ia menilai dukungan berbagai pihak, termasuk fasilitasi dari AMAN Sulawesi Tengah, menjadi faktor penting yang mempercepat terlaksananya pertemuan daerah tersebut.

"Melalui Arman, AMAN Sulteng memfasilitasi pertemuan ini dan disambut dengan baik," ujar Imanuel yang akrab disapa Baim.

Ia juga menegaskan proses pemilihan ketua daerah telah berjalan sesuai aturan organisasi melalui mekanisme musyawarah mufakat dengan menghadirkan minimal tiga nama calon sebelum disepakati satu figur sebagai ketua terpilih.

Sementara itu, Ketua Umum AJMAN, Apriadi Gunawan, yang mengikuti forum secara daring menyebut Sulawesi Tengah menjadi Pengurus Daerah AJMAN ke-15 secara nasional dan yang ketiga di Region Sulawesi.

Menurut Apriadi, kehadiran AJMAN Sulteng memperkuat jaringan nasional jurnalis masyarakat adat sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam penguatan kapasitas dan advokasi isu-isu komunitas adat.

"Saya berharap peserta yang hadir dapat menjadi bagian dari kepengurusan dan terus mendapatkan pendampingan," ujar Apriadi.

Ia juga menyampaikan Ketua Pengurus Daerah dan Ketua Dewan Daerah AJMAN Sulteng nantinya akan menjadi delegasi pada Rapat Kerja Nasional AJMAN mendatang.

Dukungan terhadap pembentukan AJMAN Sulteng juga disampaikan Biro Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) AMAN Sulteng, Awal. Ia menilai kehadiran AJMAN sangat strategis untuk memperkuat publikasi dan pengarusutamaan isu masyarakat adat di Sulawesi Tengah.

"AJMAN Sulteng sangat strategis dalam publikasi isu masyarakat adat sehingga kami merespons cepat pelaksanaan kegiatan ini," ujarnya.

Menurutnya, fasilitasi yang diberikan AMAN Sulteng merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendorong tumbuhnya organisasi yang mampu memperkuat narasi dan perjuangan masyarakat adat melalui kerja-kerja jurnalistik.

Dengan terbentuknya AJMAN Sulawesi Tengah, diharapkan lahir ruang kolaborasi baru bagi para jurnalis masyarakat adat untuk memperkuat dokumentasi, advokasi, dan penyebarluasan isu-isu adat secara lebih terorganisir, independen, dan berkelanjutan. (***)


Comment As:

Comment (0)