Tompu Butuh Air Bersih, Pemda Bergerak

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae., S.Sos., M.Si. (Foto: Istimewa)

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang menjadi hak setiap warga negara. Karena itu, setiap persoalan yang berkaitan dengan akses air bersih harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Menyikapi kondisi yang dialami masyarakat Dusun Tompu, Desa Ngatabaru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, yang harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih, Pemerintah Kabupaten Sigi bergerak cepat mengambil langkah koordinasi lintas sektor guna memastikan solusi yang tepat dapat segera diwujudkan.

Respons tersebut disampaikan setelah Bupati, Mohamad Rizal Intjenae, usai menerima informasi melalui pemberitaan media massa dan laporan masyarakat terkait keterbatasan akses air bersih yang dialami warga setempat. Menindaklanjuti informasi tersebut, Bupati langsung menginstruksikan koordinasi dengan instansi teknis terkait untuk melakukan peninjauan lapangan.

"Saya sangat prihatin melihat kondisi ini, apalagi anak-anak dan masyarakat di Dusun Tompu yang harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih. Setelah mengetahui informasi ini melalui media massa dan aduan masyarakat, saya langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi menghubungi pihak Balai Cipta Karya Perwakilan Sulawesi Tengah dan Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sigi untuk segera meninjau lokasi," ujar Rizal Intjenae di Sigi, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah melihat secara langsung kondisi sumber air yang tersedia, termasuk mengukur debit air dan melakukan kajian teknis guna menentukan pola penanganan yang paling efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Kami akan melihat langsung kondisi serta debit sumber airnya untuk menentukan solusi teknis yang cepat dan tepat. Pemerintah tidak akan menutup mata terhadap kondisi masyarakat seperti ini. Setiap persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar warga, baik di tingkat desa maupun dusun, harus segera dicarikan jalan keluarnya," tegasnya.

Rizal menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelayanan dasar dapat dirasakan hingga ke wilayah-wilayah terpencil. Karena itu, setiap informasi mengenai persoalan masyarakat harus disampaikan secara cepat agar pemerintah dapat segera mengambil langkah penanganan.

Pada kesempatan tersebut, Rizal juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan insan pers yang telah membantu menyampaikan informasi sehingga persoalan yang terjadi di Dusun Tompu dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan rekan-rekan media yang telah menyampaikan informasi ini. Peran media dan masyarakat sangat membantu pemerintah dalam mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di lapangan," katanya.

Meski demikian, Rizal berharap ke depan seluruh aparat pemerintah di tingkat desa, dusun hingga RT dapat lebih proaktif dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat kepada pemerintah daerah maupun perangkat daerah teknis terkait.

"Ke depan saya meminta aparat pemerintah setempat, baik kepala desa, kepala dusun maupun ketua RT, untuk lebih aktif menyampaikan setiap persoalan masyarakat kepada kami. Informasi bisa disampaikan langsung kepada saya atau kepada dinas teknis terkait. Koordinasi dan komunikasi harus berjalan cepat agar pemerintah bisa lebih cepat hadir dan memberikan solusi," imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sigi akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta pihak Balai Cipta Karya untuk mengkaji berbagai alternatif penanganan yang memungkinkan diterapkan di Dusun Tompu. Peninjauan lapangan akan menjadi dasar dalam menentukan langkah teknis yang paling tepat guna menjawab kebutuhan masyarakat akan akses air bersih.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sigi dalam memastikan masyarakat memperoleh hak dasar berupa layanan air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan.

"Pemda bersama pemerintah provinsi dan pihak balai akan bergerak mencari solusi terbaik atas persoalan air bersih di dusun ini. Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat". pungkas politikus Partai Golkar yang juga mantan Ketua DPRD Sigi dua periode ini. (***)


Comment As:

Comment (0)