Kabut Asap Selimuti Sulteng, Anwar Hafid Ajak Masyarakat Perkuat Doa
PALU, SARARAMEDIA.ID - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Anwar Hafid mengajak masyarakat memperkuat doa, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjadikan situasi yang terjadi sebagai momentum introspeksi dan mempererat kepedulian terhadap lingkungan.
Pesan itu disampaikan Anwar Hafid dalam kegiatan Subuh Berkah bertema “Doa untuk Negeri” di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu pagi, (17/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan jamaah bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Menurut Anwar, kabut asap yang berdampak pada sejumlah daerah, bahkan mengganggu perjalanan udara, merupakan persoalan yang perlu dihadapi melalui ikhtiar bersama. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak hanya berfokus mencari pihak yang disalahkan, tetapi juga melakukan introspeksi dan memohon pertolongan Tuhan.
"Solusi yang paling jitu sekarang ini adalah memohon pertolongan Allah," tegasnya di hadapan jamaah.
Gubernur menekankan bahwa doa dan ikhtiar manusia perlu berjalan beriringan dalam menghadapi berbagai persoalan. Ia mengajak masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat untuk memperkuat hubungan spiritual sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.
Dalam pesannya, Anwar juga menyoroti pentingnya menghidupkan rumah ibadah sebagai ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan. Ia mengajak umat Islam meramaikan masjid dan melaksanakan salat berjamaah, sementara umat Kristen, Hindu, serta pemeluk agama lainnya didorong meningkatkan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
"Kalau orang Islam meramaikan masjid, orang Nasrani meramaikan rumah ibadahnya, orang Hindu meramaikan rumah ibadahnya, insyaallah Tuhan akan menolong kita," ujarnya.
Selain mengajak masyarakat memperkuat ibadah, Anwar menekankan perlunya keteladanan aparatur pemerintah dalam membangun budaya religius. Menurut dia, lingkungan perkantoran dapat menjadi contoh dalam menumbuhkan kedisiplinan beribadah, tanpa mengabaikan kewajiban utama aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan Subuh Berkah kali ini menghadirkan penceramah Ustaz H. Muhammad Syamsi Ali, Lc., M.A., Ph.D., yang dikenal sebagai imam masjid di New York, Amerika Serikat.
Hadir pula Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta ribuan jamaah.
Melalui kegiatan bertema “Doa untuk Negeri” tersebut, pemerintah provinsi berharap tumbuhnya semangat spiritualitas, kepedulian sosial, dan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.
Di tengah persoalan kabut asap, pesan yang disampaikan dalam Subuh Berkah menjadi pengingat bahwa doa dapat menguatkan harapan, sedangkan langkah nyata dan kerja sama seluruh pihak tetap diperlukan untuk menghadapi dampak yang dirasakan masyarakat. (***)
