Rakorda PSI Palu, Ahmad Ali Tekankan Solidaritas dan Jaminan Kesehatan Kader

PALU, SARARAMEDIA.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan optimisme menghadapi kontestasi politik Nasional mendatang. Keyakinan tersebut disampaikan Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Ahmad Ali, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakorda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Palu yang berlangsung di Palu Golden Hotel, Rabu malam, (16/9/2026).

Di hadapan sekitar 2.000 pengurus dan kader yang memadati lokasi kegiatan, Ahmad Ali menegaskan komitmennya untuk membawa PSI menjadi partai yang mampu melewati ambang batas parlemen (parliamentary threshold) pada Pemilu 2029.

Menurutnya, PSI sejak awal dibangun sebagai partai yang adaptif terhadap dinamika politik nasional dan perubahan kebutuhan masyarakat.

"Partai ini sejak awal kami rancang untuk mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan politik. Berapa pun ambang batas parlemen yang ditetapkan, baik 4 persen, 5 persen, 7 persen bahkan 9 persen sekalipun, saya meyakini PSI akan lolos pada Pemilu 2029," ujar Ahmad Ali dalam sambutannya.

Mantan anggota DPR RI itu menilai peluang PSI berkembang di Sulawesi Tengah sangat terbuka. Berbekal pengalaman panjangnya dalam membangun dan membesarkan organisasi politik di daerah, ia meyakini masyarakat Sulawesi Tengah siap memberikan ruang serta dukungan kepada PSI sebagai kekuatan politik yang terus bertumbuh.

Karena itu, Ahmad Ali mengajak seluruh simpatisan dan loyalis yang memiliki visi perjuangan yang sama untuk bergabung dan memperkuat barisan PSI menjelang Pemilu 2029.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali juga memberikan apresiasi kepada Ketua DPD PSI Kota Palu, Ismail, yang dinilai mampu membangun semangat dan konsolidasi kader dalam waktu relatif singkat. Antusiasme peserta yang hadir bahkan membuat area kegiatan dipadati kader hingga meluber ke halaman hotel.

Selain menyampaikan optimisme politik, Ahmad Ali menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi. Ia mengingatkan seluruh pimpinan DPD agar merangkul seluruh pengurus dan kader tanpa membangun sekat-sekat internal maupun kultus individu yang dapat menghambat pertumbuhan partai.

Menurutnya, kemenangan politik tidak pernah ditentukan oleh figur semata, melainkan lahir dari kerja kolektif dan kebersamaan seluruh elemen partai.

"Ketokohan saja tidak cukup. Ketokohan harus dilengkapi dengan solidaritas nyata. Tidak ada kemenangan yang diraih oleh satu orang. Kemenangan hanya bisa dicapai melalui kerja bersama. Karena itu, seluruh pengurus harus saling menguatkan dan tidak berjalan sendiri-sendiri," tegasnya.

Ahmad Ali kemudian mengibaratkan pentingnya kebersamaan dengan filosofi kehidupan semut dan gajah yang mampu bergerak secara teratur, terorganisir, dan saling mendukung dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

Ia juga mengingatkan seluruh kader agar tidak terjebak dalam sikap saling mencari kelemahan sesama pengurus, melainkan fokus membangun solidaritas dan memperkuat jaringan organisasi hingga ke tingkat bawah.

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, DPP PSI akan mendorong evaluasi berkala setiap tiga bulan yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Kebijakan tersebut bertujuan memastikan seluruh struktur partai tetap terjaga, aktif, dan mendapatkan perhatian yang merata.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Ali turut menyampaikan rencana pengembangan program perlindungan kesehatan bagi pengurus PSI di berbagai tingkatan. Program tersebut, kata dia, sedang diupayakan agar para kader memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik melalui skema asuransi.

"Kami ingin memastikan seluruh pengurus PSI mendapatkan perhatian yang layak, termasuk ketika menghadapi persoalan kesehatan. Saat ini DPP sedang berupaya agar pengurus PSI dapat memperoleh perlindungan melalui program asuransi kesehatan. Ini merupakan komitmen yang saya sampaikan mewakili Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep". pungkas Ahmad Ali.

Rakorda DPD PSI Kota Palu menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi sekaligus penguatan mesin partai dalam menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029. Selain menjadi forum evaluasi dan penyusunan program kerja, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat soliditas kader PSI di Sulawesi Tengah. (***)


Comment As:

Comment (0)