Tepis Isu Politisasi, KONI Sulteng Terbitkan SK Pengurus Baru KONI Kota Palu Jelang Pra-SIDM
PALU, SARARAMEDIA.ID - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya resmi menerbitkan dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Kota Palu, Rabu (4/3/2025), di Sekretariat KONI Sulteng.
Penyerahan SK tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa polemik yang sempat berkembang dalam tubuh organisasi olahraga Kota Palu murni dinamika internal dan tidak berkaitan dengan kepentingan politik.
Wakil Ketua Umum I KONI Sulteng, Helmy Umar, yang mewakili Ketua Umum, Muhammad Fathur Razaq dalam konferensi pers, di Kantor Sekretariat KONI Sulteng, Rabu siang (4/3/2026) menjelaskan, bahwa dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi.
Menurutnya, sejak awal KONI Sulteng menangani persoalan tersebut secara hati-hati dengan melibatkan bidang hukum internal serta melakukan konsultasi dengan KONI Pusat.
"Persoalan yang muncul beberapa waktu lalu adalah dinamika organisasi. Tidak ada unsur politisasi. Kami pastikan itu," tegas Helmy di hadapan awak media.
Ia menambahkan, arahan dari KONI Pusat bersifat pembinaan sebagai pengayom organisasi, sementara keputusan administratif tetap berada di tangan KONI Provinsi.
Keputusan menerbitkan SK dipercepat karena Kota Palu akan menghadapi agenda Pra-SIDM dalam waktu dekat. Keterlambatan legalitas kepengurusan dikhawatirkan berdampak pada keikutsertaan atlet dan cabang olahraga.
"Kalau kepengurusan terlambat, pembinaan bisa terganggu dan Kota Palu berisiko tidak optimal mengikuti Pra-SIDM. Itu yang ingin kami hindari," ujarnya.
Selain Pra-SIDM, pasca-Lebaran juga telah dijadwalkan agenda CDM serta launching kegiatan olahraga di Morowali. Karena itu, stabilitas organisasi dinilai mendesak agar roda pembinaan tetap berjalan.
SK kepengurusan diserahkan langsung kepada Ketua Harian KONI Kota Palu, Akram Agus, dan Sekretaris, Calvin Tawil.
Akram menyampaikan apresiasi atas langkah cepat KONI Sulteng. Menurutnya, terbitnya SK menjadi landasan hukum penting untuk melanjutkan program pembinaan atlet sesuai masa bakti yang ditetapkan.
"Kami siap bekerja dan fokus pada pembinaan atlet serta persiapan menghadapi agenda olahraga ke depan," ujarnya.
Dengan selesainya polemik kepengurusan, KONI Sulteng berharap seluruh insan olahraga kembali bersatu. Konsolidasi ini dinilai penting dalam menghadapi agenda nasional, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional 2028.
KONI Sulteng juga mengajak media dan masyarakat untuk meluruskan informasi yang berkembang agar olahraga tetap menjadi ruang persatuan, bukan arena perdebatan politik.
Penyerahan SK tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara KONI provinsi dan kabupaten/kota demi menjaga kesinambungan pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Sulawesi Tengah. (***)
