Sekda Zulfinasran: Pencegahan Karhutla Harus Dimulai dari Desa

PARIGI MOUTONG, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPBD Parigi Moutong, Selasa (7/4/2026), dibuka oleh Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, yang hadir mewakili Bupati Erwin Burase.

Dalam sambutannya, Zulfinasran menegaskan bahwa Kabupaten Parigi Moutong termasuk daerah dengan tingkat kerawanan karhutla yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan perhatian serius dan penanganan terpadu.

"Karhutla bukan hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas ekonomi. Karena itu, penanganannya harus menjadi perhatian bersama," ujar Zulfinasran.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sistem mitigasi bencana melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan unsur TNI/Polri, masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.

Menurutnya, kegiatan bimtek ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Upaya tersebut, lanjut dia, sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan melalui Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa)”, yang menempatkan desa sebagai garda terdepan dalam pencegahan bencana.

"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pencegahan, penanganan, hingga pascakebakaran, dengan tetap menjalin koordinasi bersama instansi terkait," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Manggala Agni, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan wilayah operasi Sulawesi, yang turut memberikan materi teknis dalam kegiatan tersebut.

Melalui bimtek ini, diharapkan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan di daerah semakin meningkat dalam menghadapi ancaman karhutla, sekaligus memperkuat upaya pencegahan sejak tingkat desa. (IKP)


Comment As:

Comment (0)