Anwar Hafid Apresiasi Pengabdian TNI, dari Jembatan Desa hingga Ketahanan Pangan

PALU, SARARAMEDIA.ID - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya kolaborasi antara institusi pertahanan negara dan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat. Di Sulawesi Tengah, sinergi tersebut dinilai telah memberikan dampak nyata, terutama bagi warga yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Pesan itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat menghadiri upacara HUT ke-81 TNI yang digelar di Markas Yonif 711/Raksatama, Kelurahan Tatura Selatan, Kota Palu, Senin (5/10/2026). Gubernur hadir didampingi Ketua TP PKK Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, bersama unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, serta tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya kepada awak media usai upacara, Anwar Hafid menegaskan bahwa peran TNI saat ini tidak hanya terbatas pada fungsi pertahanan dan menjaga kedaulatan negara. Menurutnya, kehadiran prajurit TNI telah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Ia mengaku kerap turun langsung ke berbagai daerah bersama jajaran Kodam XIII/Merdeka untuk melihat kondisi masyarakat di lapangan. Dari kunjungan tersebut, ia menyaksikan bagaimana personel TNI terlibat dalam pembangunan infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga.

"Dalam berbagai kunjungan ke daerah, kami melihat langsung bagaimana TNI hadir hingga ke pelosok. Mereka membantu membangun jembatan dan akses penyeberangan yang selama ini menjadi kendala masyarakat," ujar Anwar.

Menurut dia, kontribusi TNI tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Prajurit juga aktif mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan kebangsaan yang bertujuan menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air kepada pelajar.

Gubernur menilai langkah tersebut menjadi investasi penting dalam membangun karakter generasi penerus bangsa di tengah tantangan sosial yang terus berkembang.

Selain itu, keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Bagi Anwar, keterlibatan prajurit dalam sektor pertanian menunjukkan bahwa pengabdian TNI pada masa damai memiliki ruang yang luas dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"TNI tidak hanya dibentuk untuk menghadapi ancaman pertahanan negara. Dalam masa damai, TNI hadir membantu pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk dalam mendukung program-program strategis Nasional," katanya.

Ia menambahkan, berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah akan lebih efektif apabila didukung oleh kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama TNI yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dan wilayah terpencil.

Karena itu, Anwar berharap hubungan kemitraan yang selama ini terjalin antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan TNI dapat terus diperkuat demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sinergi yang sudah terbangun selama ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. TNI bersama pemerintah daerah akan selalu hadir di tengah rakyat untuk memberikan solusi dan pelayanan terbaik," tegasnya.

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang pengabdian institusi pertahanan negara, tetapi juga menjadi penegasan bahwa kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas, memperkuat pembangunan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah. (***)


Comment As:

Comment (0)